Call : (0271) 643315,  Whatsapp : 087888838080,  Instagram : @queenmusicsolo

Welcome to Queen Music

Tren Integrasi dengan Audio IP & Dante Network: Masa Depan Sistem Audio Modern

Apa itu Audio IP (Internet Protocol) & Dante?

Dalam dunia audio profesional, efisiensi dan fleksibilitas sistem menjadi kebutuhan utama. Karena itu, banyak Gedung seperti concert hall, rumah ibadah, sekolah, hingga gedung perkantoran kini mulai beralih dari sistem audio analog tradisional ke sistem audio berbasis jaringan IP. Jaringan audio IP adalah sistem distribusi audio yang menggunakan jaringan komputer (LAN/Ethernet) untuk mengirimkan sinyal audio digital dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

Sistem analog menggunakan kabel audio point to point / satu-persatu dari sumber suara ke perangakat mixer audio, audio IP cukup menggunakan kabel jaringan (UTP/CAT5e/CAT6) yang sama seperti kabel internet — untuk mengirim puluhan hingga ratusan kanal audio sekaligus. dengan teknologi seperti Dante (Digital Audio Network Through Ethernet) sebagai tulang punggungnya.

Dante adalah protokol jaringan audio digital yang memungkinkan transmisi audio multi channel berkualitas tinggi melalui kabel jaringan (Ethernet) standar. Dibandingkan dengan sistem analog konvensional, Dante menawarkan keunggulan besar dalam hal instalasi, pengelolaan, dan skalabilitas.

 


 

Keuntungan Menggunakan Audio IP & Dante

 

1. Instalasi Lebih Mudah dan Rapi

  • Cukup menggunakan 1 kabel CAT5e/CAT6 untuk mentransmisikan puluhan channel audio sekaligus.
  • Mengurangi kabel XLR analog yang tebal dan memakan tempat.

 

2. Fleksibel & Skalabel

        1. Fleksibel = Mudah Diatur & Diubah

            Routing Bisa Diubah Tanpa Menyambung dan Melepas Kabel Fisik di Stage Box

-          Di sistem analog: jalur input output harus sesuai antara di stagebox dengan yang di mixer audio, jika ada perubahan harus merubah kabel fisik di stage box atau mixer.

-          Di sistem IP: cukup atur lewat software Dante Controller, sinyal bisa langsung dikirim ke perangkat mana pun yang terintegrasi di jaringan IP.

 

            Semua Perangkat Terhubung ke Satu Jaringan

-          Microphone, mixer, prosesor, loudspeaker → semua cukup dihubungkan ke switch jaringan.

-          Mau ubah urutan, output, delay speaker? Semua bisa dilakukan dari DANTE Controller.

 

        2. Skalabel = Mudah Menambahkan Perangkat

           Tambah Perangkat Tanpa Set Ulang Kabel dari Awal

-          Studi Kasus: jika ingin menamambah loudspeaker di lantai 2 → tinggal pasang speaker Dante-ready dan koneksikan ke jaringan LAN → langsung bisa digunakan.

-          Tidak perlu tarik kabel dari mixer atau DSP pusat lagi.

 

           Bisa Terus Berkembang Sesuai Kebutuhan

-          Awalnya menggunakan 1 mixer + 2 speaker

-          Kedepan bisa ditambah 4 speaker delay, 1 ruangan baru, 1 stage box tambahan → cukup ditambahkan ke jaringan dan dikonfigurasi

 

3. Routing Suara Digital yang Akurat

  • Melalui software seperti Dante Controller, Anda bisa dengan mudah memilih sinyal audio mana yang dikirim ke perangkat mana—tanpa colok-cabut kabel.
  • Routing bisa diatur sesuai kebutuhan acara, bahkan bisa disimpan dan diubah dengan cepat.

 

4. Latensi Rendah & Kualitas Tinggi

  • Audio dikirim dengan latensi nyaris nol, tanpa degradasi kualitas seperti pada kabel analog yang panjang.

 

5. Integrasi Antar Perangkat

  • Banyak perangkat dari Yamaha (dan brand lain) yang sudah mendukung Dante secara native / built in Dante :
    • Mixer: Yamaha TF, QL, CL, DM7
    • DSP: Yamaha MTX/MRX series
    • Loudspeaker amplifier: XMV series
    • Loudspeaker aktif berbasis Dante

 


 

Contoh Aplikasi: Sistem Audio Concert Hall

FOH Console (DM7-EX @ 96kHz)

  • Mengirim dan menerima audio digital Dante lewat dua port:
    • On Board Dante Ports @96kHz → untuk koneksi utama
    • PY64-D card + SRC (Sample Rate Converter) → sebagai bridge ke jaringan Dante @48kHz

 

Switch (SWP2-10MMF x2)

  • Dua unit switch ini menghubungkan semua perangkat Dante:
    • Red line = Dante Primary
    • Orange line = Dante Secondary (backup jika primary putus)

 

Monitor Console (QL5 @48kHz)

  • Menggunakan Dante juga, tapi dengan clock 48kHz.
  • Agar bisa terhubung ke jaringan 96kHz, Dante signal dari FOH perlu di-convert:
    • ➤ Ini fungsi dari PY64-D card with SRC ON di FOH: mengkonversi sinyal Dante 96kHz ↔ 48kHz.

 

Stage I/O (Rio3224-D2 @96kHz)

  • Dua unit Rio digunakan untuk input dari panggung (microphone, instrument).
  • Terhubung langsung ke switch Dante melalui jaringan, sinyal digital dikirim ke FOH console.

 

Power Amplifier (NEXO NXAMP MK2 @96kHz)

  • Menerima sinyal audio dari Dante secara langsung → tidak perlu kabel XLR dari mixer.

 


 

Keuntungan untuk Tim Multimedia & Operator:

  • Bisa monitoring level sinyal dari ruangan kontrol
  • Tidak perlu penarikan ulang kabel kalau tata letak berubah
  • Lebih mudah dalam troubleshooting (karena semua jalur bisa dimonitoring dari laptop)

 


 

Apa yang Dibutuhkan untuk Memulai Sistem Dante?

  • Perangkat yang sudah Dante-ready (bisa langsung koneksi dengan LAN)
  • Switch jaringan gigabit (matikan fitur Energy-Efficient Ethernet)
  • Laptop dengan Dante Controller.

 


 

Penutup: Audio IP adalah Masa Depan, dan Masa Depan Itu Sudah Dimulai

Teknologi Dante memungkinkan integrasi sistem audio yang efisien, bersih, dan dapat diatur dari satu titik pusat. Bagi tempat ibadah, aula, hotel, atau sekolah, ini adalah investasi jangka panjang untuk sistem yang scalable dan profesional.

Queen Music siap membantu Anda merancang sistem Dante sesuai kebutuhan venue Anda—mulai dari pemilihan perangkat, jaringan, hingga konfigurasi audio digital yang optimal. Jangan ragu untuk menghubungi kami

 

 

 

QUEEN MUSIC SOLO

Jl. RE Martadinata 62.Surakarta, Indonesia

Phone         : 0271 - 643315

Whatsapp   : 087 8888 38080

Instagram   : @queenmusicsolo

 

 

[profiler]
Memory usage: real: 18612224, emalloc: 18017656
Code ProfilerTimeCntEmallocRealMem